Sabtu, 12 Maret 2016

TUGAS RANGKUMAN KEWIRAUSAHAAN



BAB 1 PENDAHULUAN
            Latar belakang mengapa perlu berwirausaha adalah agar mampu menata masa depan yang lebih baik. Dengan berwirausaha diharapkan seseorang mampu mandiri, membuka lapangan kerja bagi orang lain, dan menjadi bos bagi usahanya. Dengan kata lain, lebih baik membayar gaji daripada menjadi orang gajian.
            Di Indonesia pendidikan kewirausahaan baru mulai dibicarakan era tahun 1980-an dan digalakkan tahun 1990-an. Meskipun sebenarnya Indonesia tertinggal jauh dibandingkan dengan luar negeri, bahkan di beberapa negara pendidikan tersebut telah dilakukan puluhan tahun yang lalu. Namun, hasilnya patut di syukuri bahwa dewasa ini sudah mulai bermunculan beberapa sekolah yang memang berorientasi untuk menjadikan mahasiswanya sebagai calon pengusaga unggul setelah pendidikan.
            Untuk itu, perlu diciptakan suatu iklim yang dapat mengubah pola pikir, baik mental maupun motivasi orang tua, dosen, dan mahasiswa agar kelak anak-anak mereka dibiasakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan daripada mencari pekerjaan. Salah satu caranya adalah mengubah mental dan motivasi yang sudah demikian melekat tertanam di setiap insan Indonesia.
Hal yang menjadi kendala bagi seseorang untuk memulai suatu usaha adalah adanya ketakutan akan rugi atau bangkrut. Tidak sedikit orang yang merasa tidak memiliki masa depan yang pasti jika berwirausaha. Bahkan, sebagian orang yang sudah memiliki jiwa wirausaha merasa bingung dari mana harus memulai usaha.
            Beberapa keuntungan yang akan diperoleh dengan berwirausaha yaitu:
1.      Meningkatnya harga diri;
2.      Memperoleh penghasilan untuk diri sendiri;
3.      Ide dan motivsi yang timbul untuk maju lebih besar;
4.      Masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung kepada orang lain.

Berikut ini beberapa jurus awal yang diperlukan untuk menjadi pengusaha.
1.      Berani memulai, artinya tidak perlu menunggu nanti, besok, atau lusa.
2.      Berani menanggung risiko, artinya tidak perlu takut mengalami kerugian.
3.      Setiap tindakan yang dilakukan penuh perhitungan dan pertimbangan matang. Jangan bertindak gegabah dalam melangkah atau mengambil keputusan.
4.      Seorang entrepreneur harus mampu menyusun suatu rencana sekarang dan ke depan sebagai pedoman dan alat kontrol baginya.
5.      Tidak cepat puas dan putus asa, artinya seorang pengusaha dituntut untuk selalu haus kemajuan dan selalu merasa kurang. Kemudian, pantang menyerah apalagi berputus asa.
6.      Setiap tindakan harus selalu diiringi dengan sikap optimis dan penuh keyakinan karena ini merupakan motivsi untuk melangkah maju.
7.      Memiliki tanggung jawab, artinya wirausahawan selalu bertanggung jawab terhadap aktivitas yang ia lakukan terhadap semua pihak.
8.      Memiliki etika dan moral sebagai benteng untuk berwirausaha agar menjadi sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar