Belajar pada
hakikatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar
individu siswa. Belajar dapat juga dipandang sebagai proses yang diarahkan
kepada pencapaian tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman yang
diciptakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan oleh dua orang pelaku, yaitu
guru dan siswa. Bahan pembelajaran berupa pengetahuan, nilai-nilai kesusilaan,
seni, norma agama, sikap dan keterampilan. Hubungan antara guru, siswa dan
bahan ajar bersifat dinamis dan kompleks.
Memasuki era
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sekarang ini sangat dirasakan
kebutuhan dan pentingnya penggunaan TIK dalam kegiatan pembelajaran untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran yang diharapkan. Melalui TIK kita dapat
meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap
akses ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dalam rangka penyelenggaraan
pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan. Teknologi informasi berkembang
sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi dan teknologi yang menunjang
terhadap praktik kegiatan pembelajaran.
Dalam suatu aktifitas belajar, siswa
memiliki beberapa aktifitas belajar diantaranya :
1. Belajar Arti Kata, yaitu
menangkap arti yang terkandung dalam kata-kata yang digunakan.
2. Belajar Kognitif, yaitu
prose bagaimana menghayati, mengorganisasi, dan mengulangi informasi tentang
suatu masalah, peristiwa,objek serta upaya untuk menghadirkan kembali hal
tersebut melalui tanggapan, gagasan, atau lambang dalam bentuk kata-kata atau
kalimat.
3. Belajar Menghafal, yaitu
aktivitas menanamkan serta berupaya menyimpan dalam ingatan, sehingga dapat
diproduksi kembali ke alam sadar ketika diperlukan.
4. Belajar Teoritis, yaitu
menyusun kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alam atau fenomena sosial
tertentu. Belajar teori bertujuan untuk menempatkan data dan fakta sehingga
dapat dipahami dan digunakan untuk memecahka masalah.
5. Belajar Konsep, yaitu
belajar merumuskan kerangkan pikiran dari pembelajaran yang diperolehnya.
6. Belajar Kaidah, artinya
membandingkan konsep yang satu dengan konsep yang lainnya yang menghasilkan
suatu pembelajaran yang baru.
7. Belajar Berfikir, artinyaa
berusaha memecahkan suatu masalah dengan berfikir.
8. Belajar Motorik, artinya
belajar dengan menggunakan gerak gerik.
9. Belajar Estetika, artinya
belajar untuk mewujudkan pengetahuannya kedalam nilai-nilai seni keindahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar