Kamis, 16 Juni 2016

TUGAS RANGKUMAN KEWIRAUSAHAAN

BAB 14 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Pengertian Analisis Laporan Keuangan
Analisis laporan keuangan bertujuan untuk melihat atau mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan, atau dengan kata lain analisis berarti membandingkan kondisi keuangan dari periode sebelumnya dengan periode saat itu. Dengan analisis tersebut dapat diketahui kondisi dan keadaan perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan rasio-rasio keuangan perusahaan.
Rasio keuangan merupakan cara membandingkan data keuangan perusahaan sehingga menjadi berarti. Untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan, ada beberapa bentuk rasio yang dapat digunakan. Setiap rasio memiliki tujuan, kegunaan, dan arti tertentu. Berikut beberapa jenis-jenis rasio keuangan yang harus dan biasa dibuat:
1.      Rasio Likuiditas (Current Ratio)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuid suatu perusahaan. Caranya adalah dengan membandingkan seluruh komponen (nilai dalam jumlah uang) yang ada di aktiva lancar dengan komponen di pasiva lancar (jangka pendek). Untuk mengukur rasio likuiditas dapat digunakan beberapa rasio berikut :
a.       Rasio Lancar (current Ratio)
b.      Quick Rasio (Acid Test Ratio)
c.       Inventory to Net Working Capital
d.      Cash Ratio
2.      Leverage Ratio
Leverage ratio merupakan ratio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Adapun rasio-rasio yang ada dalam leverage ratio adalah sebagai berikut:
a.       Debt to Asset Ratio (Debt Ratio)
b.      Debt Equity Ratio
c.       Long Term Debt to Equity Ratio
d.      Tangible Assets Debt Coverage
e.       Current Liabilities to Equity
3.      Rasio Aktivitas (activity Ratio)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi pemanfaatan sumber daya perusahaan (penjualan, persediaan, penagihan piutang, dan sebagainya) atau rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Adapun sebagian dari rasio-rasio aktivitas adalah sebagai berikut:
a.       Perputaran piutang (turn Over Receivable)
b.      Perputaran Persediaan (Inventory turn Over)
c.       Working Capital Turn Over
d.      Fixed Asset Turn Over
e.       Asset Turn Over
4.      Rasio Profibillitas (profitability Ratio)
Merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan. Jenis-jenis rasio profibilitas adalah sebagai berikut:
a.       Profit Mrgin (profit Margin on Sales)
b.      Return on Investment (ROI)
c.       Return on Equity (ROE)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar