BAB 10 MANAJEMEN LABORATORIUM TIK
Dilatarbelakangi upaya meningkatkan
Sumber Daya Manusia dengan strategi pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang
sejalan dengan upaya masyarakat dunia yang sedang mengembangkan tatanan
masyarakat informasi. Maka upaya pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan telah
dimulai dan sudah banyak bebagai inisiatif agar sekolah memanfaatkan TIK.
Dewasa
ini, di indonesia sudah banyak sekolah-sekolah yang berupaya untuk menuju ke
arah pemanfaatan TIK. Terutama sekolah di kota-kota besar, TIK sudah menjadi
kebutuhan mutlak bagi sekolah. Bahkan sekolah di desa-desa pun, sekolah dasar
yang ada sudah dilengkapi dengan laboratorium komputer.
Beberapa penerapan ICT yang mungkin
digunakan di sekolah diantaranya adalah Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network), koneksi ke
internet, Laboratorium computer, system informasi yang berkaitan dengan
kegiatan sekolah seperti perpustakaan, data siswa, bahan pelajaran, dll.
Penerapan sejumlah model tekhnologi ini harus dalam sebuah kesatuan. Integrasi
tekhnologi ini harus menjadi sebuah bentuk penerapan yang mendukung secara utuh
proses yang dilaksanakan sehari-hari di sekolah, sehingga usaha dan dana yang
dikeluarkan untuk pengadaannya tidak mejadi sia-sia.
Laboratorium
TIK
1. Laboratorium
Komputer
Selain
fungsi utamanya adalah sebagai tepat belajar komputer, Laboratorium komputer
sangat mungkin dioptimalkan penggunaannya. Siswa yang memiliki bakat yang kuat
tehadap computer dapat melakukan eksperimen dan eksplorasi lebih lanjut di
laboratorium komputer. Dengan menggunakan keleluasaan penggunaan, dan bimbingan
yang cukup, maka tepat ini akan menjadi tempat yang amat beguna bagi mereka.
Selain itu, laboratorium computer juga dapat dijadikan sebagai tepat pelatihan
computer, tidak hanya untuk siswa tapi juga untuk masyarakat.
2. Jaringan
Komputer Lokal (Local Area Network)
Jaringan computer umumnya sudah menjadi kebutuhan dasar jika sebuah instusi
memiliki banyak komputer. Dengan mebangun Jaringan Komputer Lokal, akan
diperoleh banyak keuntungan. Selain fungsi dasarnya untuk komunikasi data antar
computer, dengan memanfaatkan jaringan computer kita dapat mebangun system
informasi yang berkaitan dengan tugas sehari-hari di sekolah. Jaringan local
juga dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaan internet.
Infrastruktur ICT di Laboratorium TIK
Permasalahan yang dihadapi banyak
sekolah saat ini adalah pada tingkat kesiapan peserta belajar, guru,
infrastruktur sekolah, pembiayaan, efektivitas pembelajaran, system
penyelenggaraan dan daya dukung sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran
bebasis TIK, salah satu imbasnya mengakibatkan minimnya peralatan laboratorium
yang tidak sebanding dengan jumlah siswa. Hal ini diperlukan strategi dalam
upaya mengembangkan peralatan dan fungsi laboratorium. Beberapa strategi
tesebut adalah dengan penataan infrastruktur misalnya pengadaan computer
rakitan yang spesifikasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Strategi Pengadaan Sarana
1.
Tahapan Pembangunan
a.
Identifikasi
Kebutuhan: pemanfaatan Ruang Laboratorium Komputer, Pemakai, Lama
pemakaian
b.
Persiapan
Sarana dan Prasarana: seperti listrik, gedung, grounding, meja/kursi, Tata
letak, dan pemilihan spesifikasi.
2.
Tahap Pengadaan Peralatan Laboratorium
Dalam memfasilitasi suatu
laboratorium TIK kita bisa melakukan beberapa strategi di antaranya:
a.
Beli tunai
b.
Beli kredit
c.
Sewa beli
d.
Saham
e.
Blockgrant
Tata Letak
Peralatan Laboratorium
Tata letak
peralatan laboratorium berhubungan dengan bagaimana kita mengatur penempatan
alat-alat utama di lab dan alat-alat pendukung lainnya. Syarat umum yang harus dipenuhi
dalam tata-letak peralatan computer adalah:
a. Luas untuk
satu unit komputer minimal adalah 60 cm x 100 cm
b. Jarak antar
komputer ke komputer yang ada di belakangnya 30 cm
c.
Jarak antara meja komputer dengan kursi sekitar 30 cm
sehingga jarak mata pengguna ke layar monitor sekitar 40 cm.
Aplikasi
Keamanan Client-Server di
Laboratorium TIK
Berikut ini
beberapa interface aplikasi software yang digunakan dalam
pengelolaan laboratorium komputer di sekolah:
a. Ipscan
b. Portscan
c. Putty, VCN,
dan WinSCP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar